Sunday, August 14, 2011

Kebotakan Rambut pada Pria

Kerontokan rambut yang menimbulkan kebotakan adalah salah satu hal yang membuat banyak pria panik. Kebotakan biasanya dimulai di usia 30-an dengan semakin menipisnya rambut di atas jidat atau di mahkota kepala. Lama-kelaman, rambut tidak lagi muncul dan hanya menyisakan kulit pelontos. Bagi sebagian besar pria, proses ini tidak begitu mengganggu dan diterima sebagai kenyataan alami. Namun, bagi sebagian pria lain hal ini menyebabkan kurangnya kepercayaan diri dan bahkan depresi.

Penyebab kebotakan

Kebotakan, yang polanya bersifat genetis, biasanya terjadi karena kepekaan folikel rambut terhadap dihydrotesterone (DHT) yang memicu gen kebotakan. Karena tidak setiap folikel membawa gen ini, hanya sebagian rambut yang rontok. Penyebab lain rambut rontok, yang biasanya dapat diobati, adalah anemia, tiroid yang kurang aktif, infeksi jamur di kulit kepala, penggunaan obat tertentu dan stres.

Apakah kebotakan bisa dihentikan?

Ya, jika penyebabnya bukan genetis, seperti anemia yang bisa dipulihkan dengan peningkatan zat besi. Perawatan herbal yang mengandung seng, magnesium, vitamin E dan zat lainnya mungkin juga membantu. Perawatan tradisional seperti menggosok kulit kepala dengan “minyak penumbuh rambut” hasilnya tidak terbukti.

Perawatan yang lebih modern dan teruji diberitakan dapat memperlambat atau menghentikan kebotakan. Beberapa terapi yang populer:

  • Minoxidil atau Regaine merupakan obat bebas yang diaplikasikan langsung ke kulit kepala untuk memperlancar pasokan darah ke folikel rambut. Sekitar dua pertiga pria melaporkan perbaikan dalam pertumbuhan rambut mereka setelah pemakaian hingga 1 tahun.
  • Finasteride adalah pengobatan oral untuk kebotakan, yang juga dikenal dengan merek Propecia. Obat ini harus dengan resep dokter karena bekerja dengan cara mencegah aksi hormon laki-laki yang memicu produksi DHT. Delapan puluh persen pria melaporkan perbaikan rambut setelah pemakaian hingga 6 bulan.
  • Revivogen adalah terapi perawatan kulit kepala dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mempromosikan pertumbuhan rambut sehat dan memerangi penyebab kerontokan rambut. Pengobatan dapat memakan waktu sekitar 4-6 minggu untuk menunjukkan hasil.
  • Transplantasi rambut dilakukan dengan pengambilan sedikit jaringan kulit yang mengandung folikel rambut dari bagian lain kepala (seperti bagian belakang kepala) dan mencangkokannya ke daerah yang botak.
  • Kafein. Ini mungkin sedikit mengejutkan, tapi telah ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kafein dapat bertindak sebagai stimulator pertumbuhan rambut manusia. Diperkirakan kafein bekerja dengan menghambat bahan kimia perusak folikel di dalam tubuh. Ada beberapa perawatan langsung berdasarkan kafein yang tersedia untuk membantu restorasi rambut. (majalahkesehatan)

0 comments:

Popular Posts